Rabu, 25 November 2020
Follow:  
www.riauterdepan.com  
 
Jenazah Pasien Covid-19 Direbut Paksa
Rumah Sakit Ini Diserbu Warga, Jenazah Pasien Covid-19 Direbut Paksa
Jumat, 21-08-2020 - 13:56:05 WIB

Riauterdepan.com -  BATAM - Pihak Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam tak bisa berbuat banyak ketika piluhan warga mengambil paksa jenazah Covid-19. Massa yang mengaku kerabat korban membawa mobil ambulans sendiri untuk mengambil jenazah yang meninggal di rumah sakit.


Dalam video amatir yang viral di Batam sejak Rabu 19 Agustus siang, terlihat pihak keluarga bersama warga melakukan pengambilan jenazah pasien yang positif Covid-19 di kamar jenazah Rumah Sakit Budi Kemuliaan Batam.


Sempat terjadi ketegangan antara tim medis dan kerabat Rasiman. Bahkan, warga mengancam akan mendatangkan ratusan warga lainnya jika pihak rumah sakit menolak menyerahkan jenazah yang diketahui bernama Rasiman.


Usai berhasil mengambil jenazah, warga langsung memasukannya ke sebuah mobil ambulans yang sengaja dibawa oleh pihak keluarga untuk mengevakuasi jenazah tersebut. Sementara pihak keamanan rumah sakit tidak bisa berbuat banyak dengan aksi ini.


Menurut Herwin, kepala keamanan Rumah Sakit Budi Kemuliaan tidak bisa berbuat banyak lantaran saat pengambilan paksa jenazah tersebut. Sebab, puluhan orang yang mengaku keluarga langsung menerobos kamar jenazah sambil membawa keranda.


Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi membenarkan adanya pengambilan jenazah Covid-19 secara paksa oleh pihak kelurga di Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Pasien Rasiman datang ke rumah sakit dengan keluhan sesak nafas.


Ketika pemeriksaan awal hasil rapid tes reaktif, dua kali dilakukan rapid dan hasilnya tetap reaktif. Selanjutnya, pihak medis melakukan tes swab dan hasilnya positif Covid.


Awalnya, pihak keluarga menyetujui jika Rasiman akan dimakamkan sesuai aturan prosedur Covid. Namun, tiba-tiba puluhan warga yang mengaku kerabat pasien datang dan mengambil paksa jenazah tersebut dan memakamkan secara biasa.


Akibat aksi ini, sebanyak 19 orang kerabat dan para warga sekitar yang ikut mengurusi jenazah terpaksa harus menjalani tes swab yang dilakukan pihak dinas kesehatan dan tim Gugus Tugas. Selanjutnya mereka dibawa ke rumah sakit khusus infeksi di Pulau Galang untuk menjalai karantina.


Hingga saat ini, petugas kepolisian dari Polresta Barelang sudah memeriksa sejumlah saksi dari pihak Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Kota Batam terkait dugaan melanggar undang-undang karantina dan pengambilan paksa jenazah pasien Covid.***




 
Berita Lainnya :
  • Novel Baswedan Pimpin Operasi Tangkap Tangan Mentri KKP dan Jajarannya
  • Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Gerindra DKI Prihatin
  • Calon Wako Dumai Eko Suharjo Meninggal Dunia Dini Hari Tadi
  • Kata JK, Rizieq Shihab Disebut Isi Kekosongan Pemimpin Islam
  • [BREAKING NEWS] Minibus Silver Terbalik di Km 20 Tol Pekanbaru-Dumai
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Warga NU dan Anshor Diimbau Tak Ikut Demo Tangkap Ahok
    2 Sebelum Membunuh, Ferhat Sempat Antar Istri ke Pasar
    3 Puluhan Ambulans Siaga di Pantai Nongsa Batam
    4 Saat Depan Istana Mencekam: Asap Membubung dan Kobaran Api di Jalanan
    5 Ini Lokasi Titik-titik Api yang Masih Menyala, Termasuk di Taman Aspirasi
    6 Turun Temui Demonstran, Kemeja Wiranto Terciprat Darah
    7 Ahok Minta Pengunggah Video Terkait Al Maidah Diperiksa
    8 Kepalah SMAN 4 Pekanbaru Short Course ke Korsel bersama Kemendikbud
    9 Menang Pilpres, Donald Trump Berjanji Akan Jadi Presiden Bagi Semua Warga AS
    10 Pria Ini Enam Kali Cabuli Anak Tirinya Berumur 9 Tahun, Korban Diiming-imingi Uang Rp 5000
     
    Galeri Foto | Advertorial | Rohil | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 RIAUTERDEPAN.COM, All Rights Reserved
    replica watchesreplica rolex watches