riauterdepan.com -  VAKSIN COVID-19 mulai didistribusikan ke berbagai negara di dunia. Faktanya, beberap" />
Minggu, 24 Januari 2021
Follow:  
www.riauterdepan.com  
 
4 Kelompok yang Tidak Bisa Mendapatkan Vaksin
Apakah Anda Termasuk 4 Kelompok yang Tidak Bisa Mendapatkan Vaksin Covid-19?
Selasa, 12-01-2021 - 13:27:19 WIB

Riauterdepan.com -  VAKSIN COVID-19 mulai didistribusikan ke berbagai negara di dunia. Faktanya, beberapa negara sudah divaksinasi. Ada dua jenis vaksin yang sudah disetujui untuk diedarkan, yaitu Moderna dan Pfizer.


Menurut ahli penyakit infeksi dari Vanderbilt University, Dr. William Schaffner, kedua jenis vaksin tersebut telah melalui proses penyaringan dan studi yang ketat serta aman untuk digunakan manusia. Menurut Klinik Cleveland, agar pandemi ini benar-benar diberantas, diperkirakan 50 hingga 80 persen populasi harus mendapatkan vaksin ini untuk mencapai kekebalan kelompok atau disebut kekebalan kelompok.


Namun, ada beberapa kelompok orang yang tidak dapat menggunakan vaksin tersebut. Berikut adalah kelompoknya;


1. Masalah alergi


Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, beberapa orang mengalami reaksi alergi setelah mendapatkan vaksin Covid-19. Untuk alasan ini, CDC merekomendasikan bahwa individu yang memiliki reaksi alergi parah terhadap salah satu bahan dalam vaksin tidak boleh disuntik.


2. Anak-anak


Vaksin Modeerna hanya diperbolehkan untuk individu yang berusia 18 tahun ke atas, sedangkan Pfizer hanya untuk individu berusia 16 tahun ke atas. Saat ini, vaksin Covid-19 belum diteliti efek dan dampaknya pada anak-anak.


3. Mengalami gangguan imunisasi


Vaksin bertindak untuk melindungi mereka yang memiliki kekebalan yang lemah atau termasuk dalam kategori berisiko tinggi. Namun, individu yang sistem kekebalannya sangat terganggu, yang menderita komplikasi kronis dapat memengaruhi fungsi kekebalan vaksin.


Oleh karena itu, penderita gangguan sistem imun tidak disarankan untuk melakukan suntikan sampai ada penelitian tentangnya.


4. Wanita hamil


Para peneliti percaya bahwa dosis yang digunakan dalam vaksin Covid-19 mungkin tidak sesuai untuk kesehatan bayi yang sedang tumbuh dan dapat menyebabkan efek samping bagi wanita hamil.




 
Berita Lainnya :
  • Madam Bansos, Anak Pak Lurah, dan 'Monyet Koruptor'
  • Dokter di Palembang Wafat Sehari Setelah Disuntik Vaksin Covid-19
  • Jadi Korban Tabrak Lari, Seorang Wanita Muda di Pekanbaru Tewas Setelah Dilindas Mobil Damkar
  • Divonis 7 Tahun dan Harus Ganti Kerugian Negara Rp5,8 Miliar, Mantan Kabag Umum Kuansing Banding
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Warga NU dan Anshor Diimbau Tak Ikut Demo Tangkap Ahok
    2 Sebelum Membunuh, Ferhat Sempat Antar Istri ke Pasar
    3 Puluhan Ambulans Siaga di Pantai Nongsa Batam
    4 Saat Depan Istana Mencekam: Asap Membubung dan Kobaran Api di Jalanan
    5 Ini Lokasi Titik-titik Api yang Masih Menyala, Termasuk di Taman Aspirasi
    6 Turun Temui Demonstran, Kemeja Wiranto Terciprat Darah
    7 Ahok Minta Pengunggah Video Terkait Al Maidah Diperiksa
    8 Kepalah SMAN 4 Pekanbaru Short Course ke Korsel bersama Kemendikbud
    9 Menang Pilpres, Donald Trump Berjanji Akan Jadi Presiden Bagi Semua Warga AS
    10 Pria Ini Enam Kali Cabuli Anak Tirinya Berumur 9 Tahun, Korban Diiming-imingi Uang Rp 5000
     
    Galeri Foto | Advertorial | Rohil | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 RIAUTERDEPAN.COM, All Rights Reserved
    replica watchesreplica rolex watches