Senin, 29 November 2021
Follow:  
www.riauterdepan.com  
 
Uji Klinis Fase II Vaksin Nusantara Aman
Hasil Uji Klinis Fase II Tunjukkan Vaksin Nusantara Aman Digunakan
Rabu, 10-11-2021 - 16:27:28 WIB

Riauterdepan.com JAKARTA - Peneliti Utama Tim Vaksin Nusantara dr. Jonny Sp. PD, K.GH M.Kes, MM, CAPD membeberkan tingkat keamanan vaksin besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Awalnya, dr. Jonny menjelaskan bagaimana proses Vaksin Nusantara dimasukkan ke dalam tubuh pasien. Sebelum disuntikkan, komponen dari Vaksin Nusantara dibersihkan terlebih dulu, kemudian imunitas seluler di dalam tubuh dikenalkan dengan antigen.

"Antigennya itu bukan komponen virus. Jadi di dalam Vaksin Nusantara ini tidak ada komponen virus. Beda dengan yang lain (konvensional) yang semuanya virus. Tidak ada virus yang dimasukkan ke dalam tubuh," jelas dr. Jonny kepada media, Selasa (9/11/2021).

Uji klinis fase I yang sudah memasuki bulan kesepuluh mendapatkan hasil yang sangat baik. Dikatakan dr. Jonny, dari segi keamanan tidak ada yang bermasalah dengan Vaksin Nusantara.

"Tidak ada kejadian yang tidak diinginkan yang serius. Efeknya hanya ringan dan sedang saja dan kebanyakan sifatnya lokal, nyeri di penyuntikan," katanya.

Demikian juga dengan fase II yang dilakukan untuk mencari dosis penyuntikan ke dalam tubuh seseorang. Menurut dr. Jonny, pada fase II juga diperhatikan dengan seksama faktor keamanan diperhatikan, termasuk pada fase III nantinya.

"Seberapa besar bisa mencegah supaya pasien itu walaupun kena Covid-19 tapi dia tidak berat, tidak sampai dirawat. Itu efikasi. Karena kalau kita baca-baca efikasi itu bukan seberapa banyak orang yang nggak kena Covid-19, tapi seberapa banyak orang itu walaupun kena Covid-19 tapi tidak berat. Kan itu fungsi vaksin," tuturnya

Dari 135 orang yang menjadi relawan uji klinis fase II hingga bulan ke-6 diketahui sebanyak 21 orang yang positif Covid-19 dengan varian Delta.



"Dari 21 pasien ini, yang dirawat cuma 3 orang. Jadi kalau lihat efikasi itu 97 persen. Tapi kalau lihat dia (pasien) kena atau tidak, yang tidak kena saat ini sekitar 84,6 persen (efikasi)," pungkasnya.





 
Berita Lainnya :
  • Peringatan HUT ke - 22 Kabupaten Pelalawan Dilaksanakan Di Halaman Kantor Bupati Pelalawan
  • Upacara Hari jadi Rokan Hulu ke 22,Bupati Sukiman Paparkan Raih Penghargaan Pemerintahan
  • KUNJUNGAN POLDA RIAU TINJAU VAKSINASI DI TAMAN KOTA
  • Gubri Resmi Lantik H. Sukiman dan H. Indra Gunawan sebagai Bupati dan Wabup Rohul
  • Rapat Paripurna DPRD Pelalawan Dalam Rangka HUT Kabupaten Pelalawan ke-22 Tahun 2021
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Warga NU dan Anshor Diimbau Tak Ikut Demo Tangkap Ahok
    2 Sebelum Membunuh, Ferhat Sempat Antar Istri ke Pasar
    3 Puluhan Ambulans Siaga di Pantai Nongsa Batam
    4 Saat Depan Istana Mencekam: Asap Membubung dan Kobaran Api di Jalanan
    5 Ini Lokasi Titik-titik Api yang Masih Menyala, Termasuk di Taman Aspirasi
    6 Turun Temui Demonstran, Kemeja Wiranto Terciprat Darah
    7 Ahok Minta Pengunggah Video Terkait Al Maidah Diperiksa
    8 Kepalah SMAN 4 Pekanbaru Short Course ke Korsel bersama Kemendikbud
    9 Menang Pilpres, Donald Trump Berjanji Akan Jadi Presiden Bagi Semua Warga AS
    10 Pria Ini Enam Kali Cabuli Anak Tirinya Berumur 9 Tahun, Korban Diiming-imingi Uang Rp 5000
     
    Galeri Foto | Advertorial | Rohil | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 RIAUTERDEPAN.COM, All Rights Reserved
    replica watchesreplica rolex watches