Rabu, 12 Mei 2021
Follow:  
www.riauterdepan.com  
 
Partai Hijau: Jokowi Tak Punya Komitmen
Partai Hijau: Jokowi Tak Punya Komitmen Atasi Krisis Iklim
Minggu, 25-04-2021 - 21:50:37 WIB

riauterdepan.com  Komitmen pemerintah Indonesia dalam menghadapi krisis iklim dunia dinilai buruk.Merujuk pidato Presiden Joko Widodo saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perubahan iklim bertepatan peringatan Hari Bumi, Kamis lalu (22/4) dan strategi jangka panjang penurunan emisi karbon dan ketahanan iklim (Long Term Strategy - Low Carbon on Climate Resilience [LTS-LCCR]) yang dikeluarkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indonesia baru bebas emisi pada 2070.


“Target bebas emisi 2070 itu kelamaan! Kita semua sudah terlanjur punah. Ini juga memalukan karena memposisikan Indonesia sebagai negara dengan target bebas emisi terbelakang di dunia," kata Presidium Nasional Partai Hijau Indonesia (PHI), Dimitri Dwi Putra, Minggu (25/4).

Meski demikian, Kristina Viri mengatakan bahwa para pakar dan pegiat yang kredibel dalam masalah krisis iklim tak menyerah dan menawarkan solusi optimis Indonesia bebas emisi sebelum 2070, bahkan sebelum 2050.

“Jadi, kalau kita ikuti saran para pejuang pemulihan iklim tersebut, Indonesia mampu memimpin pemulihan iklim di kawasan regional dan menjadi sejajar dengan negara-negara maju,” katanya.

“Sayangnya, Pidato Presiden di KTT perubahan iklim kemarin akhirnya menelantarkan seluruh upaya tersebut," sesalnya.

Ia kemudian menelaah pidato Presiden Jokowi dengan mengerucutkan fokus pada bagian laporan, komitmen, usulan, dan penutup.

Pda bagian laporan atas upaya yang telah dilakukan pemerintah, PHI mempersoalkan klaim presiden mengenai perlambatan deforestasi di Indonesia.

“Kita jangan bangga dulu karena deforestasinya belum mulai. Selain itu, menurut saya pidatonya juga tricky. Perlambatan itu berarti tetap akan ada deforestasi. Harusnya ambisius dong," kritiknya.

Pada bagian utama, yakni komitmen, pidato presiden sama sekali tidak menegaskan kapan target bebas emisi akan dilakukan dan tidak mengoreksi target bebas emisi 2070 sendiri.

Kemudian pada bagian usulan, alih-alih memaparkan rencana penghentian energi batubara dan energi kotor lainnya, presiden malah menawarkan investasi baru yang belum pernah dikonsultasikan di dalam negeri dan investasi lain yang masih kontroversial.

“Taman Industri Hijau yang terbesar di dunia itu proyek mercusuar apalagi? Bukankah industri biodiesel yang dimaksud adalah minyak sawit? Bukankah ekspor nikel kita sedang bermasalah? Ini kan sama saja mau tetap bela industri kotor sambil mengharapkan utang luar negeri untuk industri bersih," lanjutnya.

Kemudian pada bagian penutup, presiden dianggap defensif dan secara tersirat, menyindir larangan ekspor CPO dan nikel oleh Uni Eropa.

"Jadi dapat disimpulkan, Presiden tak mampu memahami KTT Perubahan Iklim sebagai forum solidaritas dunia dalam upaya menghindari malapetaka iklim di 2030 karena suhu bumi akan melewati ambang batas aman kenaikan 1.5 derajat celcius. Sebaliknya, Presiden malah berprasangka buruk," tandasnya.



 
Berita Lainnya :
  • Muncul Persoalan Mudik Dan Mobilitas WNA, Pakar Hukum Kesehatan Minta Jokowi Tegas Kendalikan Covid-
  • 10 Poin Pernyataan Bersama MUI Dan Ormas Islam Se-Indonesia Terkait Penyerangan Masjid Al-Aqsa
  • Ratusan tenaga kerja asing asal Cina masuk ke Indonesia dengan alasan untuk dipekerjakan dalam proye
  • Diduga Hina Alquran dengan Menyebut Tuhan Dukun dan Ucapan tak Pantas, Pria di Pekanbaru Diamankan
  • Usai Dishalatkan di Halaman Masjid Agung An-Nur, Jenazah Ustaz Tengku Zulkarnain Dimakamkan di Palas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Warga NU dan Anshor Diimbau Tak Ikut Demo Tangkap Ahok
    2 Sebelum Membunuh, Ferhat Sempat Antar Istri ke Pasar
    3 Puluhan Ambulans Siaga di Pantai Nongsa Batam
    4 Saat Depan Istana Mencekam: Asap Membubung dan Kobaran Api di Jalanan
    5 Ini Lokasi Titik-titik Api yang Masih Menyala, Termasuk di Taman Aspirasi
    6 Turun Temui Demonstran, Kemeja Wiranto Terciprat Darah
    7 Ahok Minta Pengunggah Video Terkait Al Maidah Diperiksa
    8 Kepalah SMAN 4 Pekanbaru Short Course ke Korsel bersama Kemendikbud
    9 Menang Pilpres, Donald Trump Berjanji Akan Jadi Presiden Bagi Semua Warga AS
    10 Pria Ini Enam Kali Cabuli Anak Tirinya Berumur 9 Tahun, Korban Diiming-imingi Uang Rp 5000
     
    Galeri Foto | Advertorial | Rohil | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 RIAUTERDEPAN.COM, All Rights Reserved
    replica watchesreplica rolex watches