senen, 14/06/2021
Follow:  
www.riauterdepan.com  
 
Seorang Pria Babak Belur Dihajar Teman PSK
Bayar Wanita Michat Tak Sesuai Tarif, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Teman PSK
senen, 14/06/2021

Riauterdepan.com - Enam pria digiring personel ke Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Pekanbaru Kota, Senin (4/10/2021). Bersama pria itu, polisi juga menggiring satu wanita.
Mereka dijemput dari salah satu hotel di Jalan Tengku Zianal Abidin. Keenam pria itu diduga telah melakukan penganiayaan terhadap seorang pria hingga babak belur.
Usut punya usut, penganiayaan ini dipicu sebab pembayaran tidak sesuai dengan kesepakatan. Korban memesan jasa Pekerja Seks Komersial (PSK) lewat aplikasi Michat dan menginap di hotel tersebut.
Pada awal kesepakatan, korban akan membayar jasa PSK seharga Rp600 ribu. Ternyata, korban hanya membayar Rp190 ribu. Mengetahui hal ini, PSK inisial M alias Meme ini tidak bersedia melayani korban.
"Mereka awalnya ada deal-dealan, ternyata tidak dibayar sesuai kesepakatan. Muncul ketidaksukaan, lalu memanggil temannya untuk datang membantu," kata Kapolsek Pekanbaru Kota, AKP Josina Lambiombir.

Setelah sampai di hotel, segerombolan pria itu langsung menghajar korban tanpa ampun. Tak puas diamuk didalam kamar, korban dibawa turun ke lobi hotel, dan kembali diamuk.
"Terjadi perkelahian antara pengorder aplikasi Michat dengan segerombolan kawan perempuan Michat itu," papar Josina.
Usai dimintai keterangan, pengusutan perkara penganiayaan ini dilimpahkan ke Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru untuk penyelidikan lanjut.
Korban dikabarkan merupakan oknum dari anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru. "Oknum," jawab Josina menanggapi.
Kasus yang sama sudah sering diterima oleh Polsek Pekanbaru Kota. PSK Michat beraksi sudah seperti sindikat kejahatan, orang yang memesan PSK akan diperas hingga dianiaya.
"Aplikasi Michat ini sudah seperti sindikat kejahatan, kita sering menerima adanya penganiayaan, korbannya dipukul lalu ditinggalkan begitu saja," kata Josina mengakhiri.





 
Berita Lainnya :
  • Vonis ringan kasus korupsi rugikan negara Rp 114 miliar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.
  • Anggota Polres Lombok Timur di kediaman Briptu HT yang ditembak rekan sesama polisi Briptu MN.
  • Buntut Kasus Tersangka Ditembak 5 Kali, Kapolres Luwu Utara Diperiksa Propam
  • Sudah Dua Pekan, Misteri Pria Tewas Tangan Terikat di Kampar Belum Terungkap
  • KPK Geledah 4 Tempat di Kuansing, Temukan Dokumen Terkait Suap Bupati Andi Putra
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Warga NU dan Anshor Diimbau Tak Ikut Demo Tangkap Ahok
    2 Sebelum Membunuh, Ferhat Sempat Antar Istri ke Pasar
    3 Puluhan Ambulans Siaga di Pantai Nongsa Batam
    4 Saat Depan Istana Mencekam: Asap Membubung dan Kobaran Api di Jalanan
    5 Ini Lokasi Titik-titik Api yang Masih Menyala, Termasuk di Taman Aspirasi
    6 Turun Temui Demonstran, Kemeja Wiranto Terciprat Darah
    7 Ahok Minta Pengunggah Video Terkait Al Maidah Diperiksa
    8 Kepalah SMAN 4 Pekanbaru Short Course ke Korsel bersama Kemendikbud
    9 Menang Pilpres, Donald Trump Berjanji Akan Jadi Presiden Bagi Semua Warga AS
    10 Pria Ini Enam Kali Cabuli Anak Tirinya Berumur 9 Tahun, Korban Diiming-imingi Uang Rp 5000
     
    Galeri Foto | Advertorial | Rohil | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 RIAUTERDEPAN.COM, All Rights Reserved
    replica watchesreplica rolex watches