senen, 14/06/2021
Follow:  
www.riauterdepan.com  
 
BBKSDA Riau Ungkap Kejanggalan Remaja Diterkam Harimau di Teluk Lanus Siak
Tewas Tanpa Kepala dan Kelamin, BBKSDA Riau Ungkap Kejanggalan Remaja Diterkam Harimau di Teluk Lanu
senen, 14/06/2021

RIAUTERDEPAN.COM - Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menilai ada sejumlah kejanggalan soal remaja laki-laki yang dilaporkan tewas diterkam Harimau Sumatera di Desa Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak yang ditemukan tanpa kepala dan alat kelamin.
Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, M Mahfud mengatakan, jika melihat kasus di Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, dan  kasus-kasus sebelumnya tak ada yang mengalami seperti di Teluk Lanus. Walaupun ditemukan bagian korban hilang, tapi tidak ada ditemukannya banyak darah yang menggenang.
"Kalau dari pengalaman, dan setahu kami mengamati itu, harimau itu akan memakan mangsanya apabila mereka sudah dalam kondisi mati,” katanya, Selasa (31/8/2021).
Mahfud mencontohkan, baik itu mangsa babi atau rusa, harimau akan memakan mangsanya setelah kondisinya mati. Pada saat dimakan, mangsanya tidak akan mengeluarkan darah lagi.

Terkait dengan ini, lanjutnya, memang ada beberapa dugaan-dugaan. Tapi untuk memastikan, pihaknya sudah meminta Kepolisian Resor Siak untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kejanggalan lainnya yakni tidak ada satupun masyarakat di Teluk Lanus, yang menemukan jejak harimau. Begitu juga tanda-tanda keberadaan harimau di sekitar lokasi kejadian.
β€œIni masih menunggu informasi dari petugas kami yang ke lokasi, belum update apakah ada ditemukan jejak harimau,” tandas Mahfud.
Dia juga mempertanyakan terkait harimau yang memakan bagian kelamin dan kepala korban. Pasalnya itu bukanlah perilaku harimau apalagi bekas luka di kelamin itu juga seperti sayatan rapi.
"Kalau itu disobek harimau bentuknya akan tidak beraturan, kalau kita digigit pasti bentuknya tidak akan beraturan, kalau di paha bagian bawah memang ada bekas seperti tusukan. Apakah itu tusukan harimau, tentu akan merobek memanjang, akan ada luka sobek, tapi kok tidak beraturan, kalau kuku mestinya sebaris,” ujar Mahfud.
Kemudian Mahfud juga mempertanyakan sikap keluarga korban yang begitu cepat mengambil keputusan untuk membawa korban ke kampung halaman untuk dikebumikan. Apakah sudah langsung visum atau tidak, itu belum diketahui.
Sebelumnya dilaporkan seorang anak lelaki berinisial MAN (16), tewas diterkam harimau, di depan Camp PT Unisraya, Minggu (29/8) malam, sekitar pukul 23.00 WIB. Kondisinya mengenaskan dengan kepala dan alat kelaminnya sudah tidak ada lagi.





 
Berita Lainnya :
  • Korupsi Dana Desa 4 Tahun, Penghulu Sungai Majo Pusako Ditahan Kejari Rohil
  • Istirahat Ditepi Sungai Batu Enam Bagansiapiapi, Seorang Nelayan Dimakan Buaya
  • Jenazah Suster Gabriela Dimakamkan di Jayapura, Pratu Ida Bagus Dibawa ke Kalbar
  • Erick Thohir Buka-bukaan soal Utang PTPN Rp 43 Triliun: Ini Korupsi Terselubung!
  • Habis Vaksin Covid-19 Tak Ada Efek Samping, Apakah Antibodi Tak Bekerja?
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Warga NU dan Anshor Diimbau Tak Ikut Demo Tangkap Ahok
    2 Sebelum Membunuh, Ferhat Sempat Antar Istri ke Pasar
    3 Puluhan Ambulans Siaga di Pantai Nongsa Batam
    4 Saat Depan Istana Mencekam: Asap Membubung dan Kobaran Api di Jalanan
    5 Ini Lokasi Titik-titik Api yang Masih Menyala, Termasuk di Taman Aspirasi
    6 Turun Temui Demonstran, Kemeja Wiranto Terciprat Darah
    7 Ahok Minta Pengunggah Video Terkait Al Maidah Diperiksa
    8 Kepalah SMAN 4 Pekanbaru Short Course ke Korsel bersama Kemendikbud
    9 Menang Pilpres, Donald Trump Berjanji Akan Jadi Presiden Bagi Semua Warga AS
    10 Pria Ini Enam Kali Cabuli Anak Tirinya Berumur 9 Tahun, Korban Diiming-imingi Uang Rp 5000
     
    Galeri Foto | Advertorial | Rohil | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 RIAUTERDEPAN.COM, All Rights Reserved
    replica watchesreplica rolex watches