senen, 14/06/2021
Follow:  
www.riauterdepan.com  
 
Nakes Korban KKB Kiwirok Mengadu ke Komnas HAM
Trauma, Nakes Korban KKB Kiwirok Mengadu ke Komnas HAM Papua
senen, 14/06/2021

Riauterdepan.com JAYAPURA - Sejumlah tenaga kesehatan yang selamat dari korban kekerasan
kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan
Bintang, Papua, mengadu ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas
HAM) Perwakilan Papua.
"Komnas HAM Papua sudah menerima dan mendengar
langsung pengaduan nakes korban kekerasan KKB Kiwirok, ya, kami sangat
prihatin dan menyesali adanya kejadian ini," kata Kepala Kantor Komnas
HAM Perwakilan Papua Frits B. Ramandey seusai menerima pengaduan nakes
korban kekerasan KKB Kiwirok di Jayapura, Selasa (21/9/2021).

Ditegaskan
pula bahwa tenaga kesehatan yang bertugas di mana pun harus dapat
dilindungi karena sangat berjasa dan mulia dalam pemenuhan kebutuhan
kesehatan masyarakat di kampung-kampung.

"Empat nakes yang datang
mengadu di Komnas HAM Papua kami berikan apresiasi karena sudah mau
datang dan menyampaikan persoalan terhadap kasus kekerasan KKB kepada
mereka sebagai pekerja kemanusiaan di Puskesmas Kiwirok, Kabupaten
Pegunungan Bintang," kata Frits Ramandey.
Guna memberikan kenyamanan
bekerja bagi tenaga kesehatan di mana saja bekerja, dia berharap
pemerintah dan aparat berwenang perlu memberikan perlindungan jaminan
keamanan.
Frits menyebutkan sejumlah tenaga kesehatan mengadu Komnas HAM mengaku trauma.
"Pemerintah
dan instansi berwenang bisa memberikan jaminan keamanan untuk tenaga
kesehatan yang bekerja melayani masyarakat di daerah pedalaman maupun
wilayah terpencil lainnya," kata Frits.

Kasus kekerasan KKB Kiwirok
Kabupaten Pegunungan Bintang pada hari Senin (13/9) mengakibatkan
sejumlah nakes mengalami korban. Seorang suster Gabriela Meilani
meninggal dunia di jurang kedalaman 500 meter.

Sementara itu, mantri Gerald Sokoy hingga saat ini masih hilang dan belum diketahui nasibnya.

Sumber: okezone.com






 
Berita Lainnya :
  • Vonis ringan kasus korupsi rugikan negara Rp 114 miliar di Pengadilan Tipikor Pekanbaru.
  • Anggota Polres Lombok Timur di kediaman Briptu HT yang ditembak rekan sesama polisi Briptu MN.
  • Buntut Kasus Tersangka Ditembak 5 Kali, Kapolres Luwu Utara Diperiksa Propam
  • Sudah Dua Pekan, Misteri Pria Tewas Tangan Terikat di Kampar Belum Terungkap
  • KPK Geledah 4 Tempat di Kuansing, Temukan Dokumen Terkait Suap Bupati Andi Putra
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Warga NU dan Anshor Diimbau Tak Ikut Demo Tangkap Ahok
    2 Sebelum Membunuh, Ferhat Sempat Antar Istri ke Pasar
    3 Puluhan Ambulans Siaga di Pantai Nongsa Batam
    4 Saat Depan Istana Mencekam: Asap Membubung dan Kobaran Api di Jalanan
    5 Ini Lokasi Titik-titik Api yang Masih Menyala, Termasuk di Taman Aspirasi
    6 Turun Temui Demonstran, Kemeja Wiranto Terciprat Darah
    7 Ahok Minta Pengunggah Video Terkait Al Maidah Diperiksa
    8 Kepalah SMAN 4 Pekanbaru Short Course ke Korsel bersama Kemendikbud
    9 Menang Pilpres, Donald Trump Berjanji Akan Jadi Presiden Bagi Semua Warga AS
    10 Pria Ini Enam Kali Cabuli Anak Tirinya Berumur 9 Tahun, Korban Diiming-imingi Uang Rp 5000
     
    Galeri Foto | Advertorial | Rohil | Indeks
    Redaksi Disclaimer Pedoman Tentang Kami Info Iklan
    © 2016 RIAUTERDEPAN.COM, All Rights Reserved
    replica watchesreplica rolex watches