Bayi 5 Bulan Tewas Terbawa Arus Sungai

Terjatuh Bersama Ibunya, Bayi 5 Bulan Tewas Terbawa Arus Sungai

Politikriau.com  – Tim gabungan dibantu warga akhirnya berhasil menemukan bayi ZU berusia lima bulan yang terbawa arus sungai Batang Kumu. Bayi tersebut ditemukan dalam keadaan tewas di aliran sungai tersebut, tepatnya di Kepenghuluan Sei Pinang, Pujud Rokan Hilir, Kamis pagi (15/4/2021).

Bocah malang Zura yang merupakan putri Dewi (27) warga Kelurahan Pujud Selatan, Kecamatan Pujud Rokan Hilir (Rohil). Dia dikabarkan terjatuh bersama ibunya di Sungai Batang Kumuh ketika menaiki pompong (bot kayu) saat akan pulang ke rumahnya.

Penemuan jasad bayi tersebut dibenarkan Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto SH SIK melalui Kapolsek Pujud AKP Nur Rahim SIK.

“Benar telah ditemukan pagi tadi berjarak sekitar 50 meter dari tempat terjatuhnya. Saat ini, dibawa ke rumah duka di Kelurahan Pujud Selatan, untuk di semayamkan. Proses pemakaman di pemakaman umum Pujud” ujar AKP Nur Rahim.

Dijelaskan Kapolsek, peristiwa tersebut bermula pada Rabu 14 April 2021 sekitar pukul 14.30 WIB. Saat korban dalam perjalanan pulang menuju rumahnya dengan menumpangi perahu pompong atau boat kayu milik Ahmad Latif (67). Pompong itu berlayar dari pelabuhan Pujud menuju Kepenghuluan Air Hitam.

Seks akan Berlangsung 2,5 Jam; Lakukan Ini Saja sebelum Tidur!

Sekitar 20 menit perjalanan, Dewi yang menggendong anaknya berpindah tempat duduk dari belakang bot menuju ke depan berjalan melalui sisi kanan samping bot.

“Sekitar 10 menit lamanya di depan boat, korban kembali ke arah belakang dengan melewati jalan samping boat/sebelah kanan dan pada saat menuju ke belakang. Korban dan anaknya tergelincir dan terjatuh ke dalam sungai,” jelas AKP Nur Rahim.

Ibu Selamat, Bayi 5 Bulan Tewas di Sungai Gagal Diselamatkan

Melihat korban terjatuh, sesaat itu juga pemilik boat berhenti dan melakukan pertolongan kepada korban sehingga korban Dewi dapat diselamatkan. Namun, Zura (anak korban) hilang terbawa arus air.

Sekitar pukul 15.30 WIB, pihak kepolisian dan masyarakat Kepenghuluan Sei Pinang melakukan pencarian terhadap korban dengan menyisiri Sungai Batang Kumuh.

“Pada hari Kamis 15 April 2021 sekira jam 06.40 WIB pencarian korban yang dilakukan oleh pihak Kepolisian, Basarnas dan dibantu masyarakat akhirnya berhasil  menemukan korban dengan kondisi telah meninggal dunia,” ujar Kapolsek Pujud.